Customer Segment dalam Business Model Canvas

 

Customer Segment dalam Business Model Canvas



YouTube Sumber Materi 

πŸ“Œ Judul Video: Bisnis Model Canvas – Customer Segment Part 2
πŸ“Œ Pembahasan: Penjelasan rinci tentang jenis-jenis segmentasi pelanggan dalam BMC dan cara menerapkannya dalam strategi bisnis.
πŸ“Œ Platform: YouTube, 

πŸ“Œ Relevansi: Sangat cocok untuk UMKM, startup, maupun perusahaan besar yang ingin menyusun model bisnis secara terstruktur dan tepat sasaran.


Apa itu Customer Segment?

Customer Segment (Segmen Pelanggan) adalah kelompok-kelompok pelanggan yang menjadi target dari produk atau layanan kita. Setiap segmen bisa punya karakteristik, kebutuhan, perilaku, dan cara pendekatan yang berbeda.


5 Jenis Segmentasi Pelanggan dalam BMC

1. Mass Market (Pasar Umum)

  • Ciri-ciri:

    • Tidak ada segmentasi yang rumit.

    • Produk atau layanan ditujukan untuk semua kalangan.

    • Fokus pada kebutuhan umum.

  • Contoh:

    • Minimarket atau toko sembako.

    • Produk elektronik seperti TV, kulkas.

✅ Strategi: Volume besar, distribusi luas, dan pemasaran masif.


2. Niche Market (Ceruk Pasar)

  • Ciri-ciri:

    • Target sangat spesifik dan kecil.

    • Biasanya melayani kebutuhan khusus yang belum dijangkau pemain besar.

  • Contoh:

    • Makanan khusus penderita diabetes.

    • Perusahaan penerbangan carter pribadi.

    • Produsen sparepart mobil langka.

✅ Strategi: Penyesuaian tinggi pada produk dan layanan (customized).


3. Segmented Market (Pasar Tersegmentasi)

  • Ciri-ciri:

    • Satu jenis pasar dibagi dalam beberapa kelompok berdasarkan kebutuhan, perilaku, atau daya beli.

  • Contoh:

    • Bank:

      • Nasabah atas → fokus investasi

      • Nasabah menengah → kemudahan transaksi

      • Nasabah bawah → akses ke kredit

✅ Strategi: Modifikasi produk/layanan untuk menyesuaikan tiap segmen.


4. Diversified Market (Pasar Terdiferensiasi)

  • Ciri-ciri:

    • Melayani dua atau lebih segmen yang sangat berbeda, tanpa keterkaitan kebutuhan.

  • Contoh:

    • Amazon:

      • Toko buku online

      • Cloud computing untuk perusahaan

    • PT KAI:

      • Penumpang jarak jauh

      • Penumpang komuter harian

✅ Strategi: Mengelola lini bisnis terpisah dalam satu entitas.


 

5. Multi-sided Platform (Pasar Multi-sisi)

  • Ciri-ciri:

    • Melibatkan dua atau lebih segmen pelanggan yang saling tergantung.

    • Saling menguntungkan dan hanya berjalan efektif jika keduanya aktif.

  • Contoh:

    • YouTube:

      • Content creator → membuat konten

      • Penonton → konsumsi konten

    • Bank penyedia kartu kredit:

      • Pemegang kartu kredit

      • Merchant (toko yang menerima kartu)

✅ Strategi: Bangun dan jaga keseimbangan antara kedua sisi pasar.


 

🧠 Cara Menentukan Customer Segmen

Untuk menentukan segmentasi pelanggan secara tepat, lakukan langkah berikut:

  1. Kenali siapa pengguna utama

    • Siapa yang akan memakai atau membeli produk/jasa Anda?

  2. Identifikasi kebutuhan utama mereka

    • Masalah apa yang mereka alami? Kebutuhan apa yang belum terpenuhi?

  3. Tentukan ada tidaknya ketergantungan

    • Apakah ada dua atau lebih segmen yang saling tergantung?

  4. Evaluasi nilai yang ditawarkan

    • Apakah Anda menyediakan nilai berbeda untuk tiap segmen?



Kesimpulan Akhir

Menentukan customer segment sangat krusial dalam membangun model bisnis yang sukses. Hal yang perlu diingat:

  • Pahami siapa pelanggan Anda.

  • Ketahui apa kebutuhan mereka.

  • Buat pendekatan yang sesuai dengan karakteristik segmen.

  • Pilih apakah bisnis Anda single-side atau multi-side


Untuk informasi lebih lanjut mengenai studi di bidang ini, kunjungi laman resmi
[Administrasi Bisnis] di Institut STIAMI.

Nama: Sarma Hesti
Jurusan: Administrasi Bisnis
Kampus: Institut STIAMI Pusat
Matkul : Business Modeling






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu E-Commerce? Pengertian, Jenis, Kelebihan & Kelemahannya

Inbound Marketing vs Outbound Marketing: Mana yang Lebih Efektif di Era Digital