Tugas Blog 3

 Profit & Impact: Kunci Bisnis Berkelanjutan di Era Digital

Dalam dunia bisnis saat ini, perusahaan tidak cukup hanya mengejar keuntungan (profit). Masyarakat dan konsumen mulai menaruh perhatian pada dampak (impact) yang ditimbulkan oleh aktivitas bisnis terhadap lingkungan, sosial, dan kehidupan sekitar. Oleh karena itu, muncul pertanyaan penting: apakah impact itu penting bagi perusahaan, dan mungkinkah menyeimbangkan profit dan impact secara bersamaan?


1. Apakah Impact Itu Penting untuk Perusahaan?

Impact bukan hanya tentang kepedulian sosial atau lingkungan, tapi juga berkaitan langsung dengan reputasi, loyalitas konsumen, dan keberlangsungan usaha. Di era media sosial, opini publik sangat cepat menyebar. Perusahaan yang tidak memiliki kepedulian sosial cenderung mudah kehilangan pelanggan.

Konsumen sekarang ingin membeli dari brand yang punya nilai dan peduli, bukan hanya menjual produk. Dengan memberikan impact, perusahaan bisa membangun kepercayaan jangka panjang, menarik generasi muda yang peduli isu sosial, dan menciptakan diferensiasi dari kompetitor.

2. Apakah Perusahaan Bisa Menyeimbangkan Profit dan Impact?

Jawabannya adalah bisa. Bahkan, banyak perusahaan besar dan UMKM yang sudah berhasil melakukannya. Mereka menyadari bahwa dampak sosial bisa menjadi kekuatan pemasaran yang kuat. Impact tidak harus mahal atau berskala besar. Bahkan hal sederhana seperti edukasi konsumen, transparansi produk, dan dukungan terhadap komunitas lokal bisa memberikan efek besar.

Contoh Nyata: Rinrei Living Store


Salah satu contoh nyata adalah Rinrei Living Store, sebuah toko yang aktif menjual produk rumah tangga seperti magicom, blender, kompor, dan kipas angin melalui platform TikTok Live Streaming.

  • Dari sisi profit, metode live streaming memungkinkan toko menjangkau ribuan calon pembeli secara langsung. Penjual bisa menjelaskan fungsi produk secara real-time, memberikan diskon kilat, dan menjawab pertanyaan pembeli dengan cepat. Ini mendorong pembelian impulsif dan meningkatkan kepercayaan.



  • Dari sisi impact, Rinrei Living Store tidak sekadar berjualan. Dalam setiap siarannya, mereka juga memberikan tips penggunaan produk, cara hemat listrik, atau ide masakan rumahan praktis. Konten seperti ini bukan hanya bermanfaat, tapi juga membuat pelanggan merasa dihargai dan diberdayakan. Ini adalah bentuk impact kecil tapi nyata

Kesimpulan

Profit dan impact bukanlah dua kutub yang berlawanan. Justru ketika perusahaan berhasil menggabungkan keduanya, mereka akan membangun bisnis yang kuat, dipercaya, dan tahan lama. Seperti yang dilakukan Rinrei Living Store, menggabungkan penjualan langsung dengan konten yang bermanfaat bisa menjadi strategi ampuh untuk mendapatkan keuntungan sekaligus meninggalkan jejak positif di hati konsumen.


By : Sarma Hesti (Institut stiami)
Dosen : Endra Marsudi, S.P., M.B.A. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Customer Segment dalam Business Model Canvas

Apa Itu E-Commerce? Pengertian, Jenis, Kelebihan & Kelemahannya

Inbound Marketing vs Outbound Marketing: Mana yang Lebih Efektif di Era Digital